Hari ini nganterin mami *ceileh…….* ke pasar. Berangkat dari rumah jam 5.30, menggunakan motor butut yang udah udzur.
Ah…, dasar make motor yang sudah udzur, jadinya saat dalam perjalanan sering itu motor ngadat di jalan, untung saja jalanan gak begitu ramai. Gondok juga sih hati ini gara-gara itu motor, tapi berhubung ini nganterin mami, jadi rasa gondok itu harus ditahan dan sebisa mungkin dihilangkan dari peredaran darah.
Akhirnya bisa juga nyampe di pasar, walaupun pada akhirnya motor tua itu harus ditarik agar sampai ke pasar.
Sampai di pasar, aku terus makan dan langsung pulang lagi. Nah…, dalam perjalanan pulang inilah, saat melewati sawah, aku banyak melihat bangau. Entah dari jenis bangau apa, yang pasti mereka bergerombol cukup banyak dan pada lehernya ada bulu berwana kekuning-kuningan.

Bangau-bangau ini berdampingan dengan baik dengan para petani yang mulai menanam padi. Tidak terlihat bahwa para bangau ini merasa takut akan kehadiran petani yang sedang mengerjakan sawahnya.
Pun demikian dengan para petani ini, mereka tidak merasa terganggu dengan kehadiran burung ini, dan bahkan mungkin juga mereka malah senang dengan keberadaanya, karena telah memberikan pupuk secara gratis.
Sampai kapan ya kita bisa menikmati pemandangan indah seperti ini? Saat saat dimana manusia bisa berdampingan dengan alam secara harmonis, saat manusia menghargai alam tempat dimana dia menggantungkan hidupnya?
Semoga ini terus terjadi, sehingga bumi yang sudah tua ini terawat dan terus bisa bertahan dan memberikan manfaatnya pada umat manusia.
fotonya dimana tuh bro
wah, saat masih sekolah, saya sering melihat tupai masuk kedalam kelas, sekarang, sudah jarang melihat. hehe
alam sudah mulai jenuh menemani manusia
neng rumahku juga masih ada…..
apalagi setelah ada larangan menembak burung. sekarang mulai banyak burung yang hidup bebas lagi.
syukurlah….,dengan lestarinya alam berarti manusia selangkah menuju kemakmuran
saya pingin melihat bangau liar di sawah pada masa sekarang, sudah sulit kita jumpai
iya nie…., sekarang dah sulit banget…..
habitat alaminya banyak yang rusak, sawah2 sekarang terlalu banyak memakai obat kimia